Bulog Menggila! Gudang Meluber, Petani Bersorak
Written by Radio Montini on April 16, 2025
Montiniradio – Perum Bulog berhasil menyerap lebih dari 1 juta ton setara beras dari hasil panen raya nasional. Angka ini merupakan capaian luar biasa yang membuat gudang-gudang Bulog di berbagai daerah meluber akibat volume yang terus mengalir deras. Petani pun bersorak karena harga tetap stabil dan hasil panen terserap maksimal. (15/04/2025).
Bulog mengerahkan strategi jemput bola ke sentra-sentra produksi seperti Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Lampung. Mereka bekerja sama dengan Dinas Pertanian, TNI-Polri, dan mitra penggilingan. Harga pembelian gabah kering panen ditetapkan Rp6.500/kg, sesuai HPP pemerintah.
Menurut penuturan salah satu petani di Sragen, Jawa Tengah, penyerapan tahun ini lebih masif dibanding tahun sebelumnya. “Dulu masih ada gabah yang terbuang, sekarang semua laku. Kami bersyukur,” katanya.
Pada tahun 2024 Bulog hanya mampu menyerap sekitar 800 ribu ton pada periode yang sama. Artinya, tahun ini terjadi lonjakan serapan sebesar 25%, mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.
Di sisi lain, Bulog menargetkan total penyerapan 3 juta ton beras hingga akhir tahun. Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp16,6 triliun untuk mendukung misi ini. Penyerapan besar-besaran ini dinilai sebagai langkah nyata menuju swasembada pangan nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk mengamankan stok nasional, menekan kebutuhan impor, dan menjaga kesejahteraan petani saat musim panen melimpah.
Dengan gudang yang kini mulai penuh dan petani yang kembali tersenyum, Bulog membuktikan bahwa jika dijalankan dengan serius, ketahanan pangan bukan hanya slogan — tapi visi yang bisa diwujudkan.